Topic outline

  • MK. OPTIK (Program PDK)

    Dosen Pengampu Mata Kuliah Optik
    1. SALAM PEMBUKA

    Assalamualaikum wr. wb.

    Apa kabar adik-adik mahasiswa(i), semoga kita semua tetap sehat walafiat, sehingga rencana pembelajaran kalian dapat dilaksanakan sesuai apa yang telah kalian susun. Sebelum Anda melanjutkan aktivitas pembelajaran online ini, mari sejenak memanjatkan doa belajar semoga ilmu yang Anda pelajari menjadi berkah dan memberi manfaat...Aamiin YRA.

    رَضِتُ بِااللهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلاَ رَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

    Artinya: "Aku ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul. Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pengertian yang baik"

    Pada Topik 1 ini akan dilakukan pertemuan sebanyak 1 kali pertemuan yakni untuk menyelesaikan pokok bahasan sejarah perkembangan optik dan keterkaitan konsep optik dengan surah dalam Al Qur’an. Selamat Belajar.

    2. IDENTITAS MATA KULIAH

    1. Nama mata kuliah     : Optik
    2. Kode mata kuliah      : CP684203276
    3. Beban SKS                  : 2 SKS
    4. Semester                    : VII
    5. Nama program studi : Pendidikan Fisika
    6. Fakultas                      : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    7. Perguruan Tinggi      : Universitas Muhammadiyah Makassar, dan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

    3. DESKRIPSI MATA KULIAH

    Pada mata kuliah ini mahasiswa belajar menganalisis konsep teoretis dan matematis dari materi optik geometri dan optik fisis, yang meliputi materi : sejarah perkembangan optik; optik geometri (cermin datar lengkung, jenis lensa, pembentukan bayangan pada lensa, aberasi, dan alat-alat optik); optik fisis (sifat cahaya, interferensi, difraksi, polarisasi, dan dispersi).

    4. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL)

    Sikap: Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri

    Keterampilan:

    1. Memahami prinsip, karakteristik, fungsi, dan aplikasi piranti lunak pada bidang fisika
    2. Memahami metodologi penelitian pendidikan fisika  
    3. Memahami konsep umum dan metode penelitian kependidikan di bidang Fisika
    4. Mampu melaksanakan kegiatan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar yang sahih, andal, obyektif, dan praktis (sesuai dengan karakteristik pembelajaran Fisika)
    5. Mampu melakukan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan atau kualitatif untuk menyelesaikan masalah pembelajaran fisika dan membuat laporan hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah

    5. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK)

    1. Menganalisis konsep teoretis dan matematis dari optik geometri
    2. Menganalisis konsep teoretis dan matematis dari optik fisis

    6. BAHAN KAJIAN (MATERI AJAR)

    1. Sejarah perkembangan optik
    2. Optik geometri

    • Cermin datar dan lengkung
    • Jenis-jenis lensa
    • Pembentukan bayangan pada lensa
    • Alat-alat optik
    • Aberas
    3. Optik fisis

    • Interferensi :
    • Difraksi :
    • Polarisasi
    • Dispersi

    7. SKEMA (RENCANA) PERKULIAHAN 

    Proses perkuliahan pada mata kuliah Optik dilakukan dengan konsep pembelajaran daring kolaboratif dengan menggunakan aplikasi SPADA Unismuh Makassar. Pembelajaran daring ditempuh untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa(i) secara kolaboratif antara mahasiswa Pendidikan fisika Unismuh Makassar dengan mahasiswa Pendidikan fisika Uhamka.

    8. RENCANA ASESMEN (PENILAIAN)

    Berdasarkan sistem perkuliahan yang dijelaskan di atas, maka sistem penilaian mengacu pada proses dan aktivitas yang dilakukan oleh mahasiswa melalui halaman mata kuliah ini dan aktivitas kolaboratif online. Berikut ini beberapa instrumen penilaian yang dapat ditemukan pada proses pembelajaran online di SPADA, sebagai berikut:

    1. Kuis (online);
    2. Forum diskusi (online)
    3. Tugas (online) dan pemaparan tugas proyek (tatap muka)
    4. Aktivitas kehadiran (online dan tatap muka)
    5. Tes formatif
    6. Tes sumatif
    9. INFORMASI DOSEN PENYUSUN

    1. Dr. Ma’ruf, S.Pd., M.Pd.  |0929128102| +6285255185333, maruf@unismuh.ac.id
    2. Dewi Hikmah Marisda, S.Pd., M.Pd. |0914018701|+6285255510205, dewihikmah@unismuh.ac.id\
    3. Ana Dhiqfaini Sultan, S.Si., M.Pd. |0916028601| +6282293033339, anadhiqfaini@unismuh.ac.id
    4. Feli Cianda Adrin B, S.Pd., M.Sd
    5. Wahyu Dian L, S.Pd., M.Si 

    11. REFERENSI

    1. Frank L Pedrotti, Leno M Pedrotti, Leno S Pedrotti. Introduction to Optics, Third Edition.
    2. Tipler, P.A. 1991. Physics for Scientists and Engineers. Worth Publisher Inc.
    3. Taufik Rahman R. 2004. Common Textbook Gelombang dan Optik edisi Revisi. Bandung: IMSTEP JICA.
    4. Hecht E. 1987. Optics 2nd edition. Addition Wesley Publishing Company. Inc.
    5. Francis Jenkins, Harvey White, Fundamentals of optics, Fourth Edition (2001)
    6. Sharma K. K., Optics Principles and Applications (2006)
    7. Zahara Muslim. 1994. Gelombang dan Optik. Depdiknas. Dikti

    • TOPIK I: SEJARAH PERKEMBANGAN OPTIK

      Topik I

      Assalamualaikum wr. wb.

      Apa kabar adik-adik mahasiswa(i), semoga kita semua tetap sehat walafiat, sehingga rencana pembelajaran kalian dapat dilaksanakan sesuai apa yang telah kalian susun. Sebelum Anda melanjutkan aktivitas pembelajaran online ini, mari sejenak memanjatkan doa belajar semoga ilmu yang Anda pelajari menjadi berkah dan memberi manfaat...Aamiin YRA.

      رَضِتُ بِااللهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلاَ رَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

      Artinya: "Aku ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul. Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pengertian yang baik"

      Pada Topik 1 ini akan dilakukan pertemuan sebanyak 1 kali pertemuan yakni untuk menyelesaikan pokok bahasan sejarah perkembangan optik dan keterkaitan konsep optik dengan surah dalam Al Qur’an. Selamat Belajar.


      1. Deskripsi Materi Ajar

      Deskripsi sejarah perkembangan optik. Salah satu cabang ilmu dalam fisika yang mengalami perkembangan secara signifikan adalah Ilmu Optika. Ilmu Optika adalah cabang dari fisika yang menyelidiki seputar sifat-sifat cahaya serta interaksinya dengan suatu materi. Ada 2 (dua) bidang dalam ilmu optika, yaitu optik geometri dan optik fisis. Optik geometri menjabarkan tentang perambatan cahaya sebagai vektor yang disebut sinar. Sedangkan optik fisis mendeskripsikan mengenai fenomena yang terjadi pada optik geometri dengan penjabaran yang matematis. (Suwarna, 2013). Perkembangan Optik tidak telepas dari perubahan-perubahan dari teori lama ke teori baru. Perkembangan ini dimulai dari zaman prasejarah sampai ke zaman optik modern. Perkembangan ilmu optik dibahas dalam beberapa periodesasi. Periode I (Zaman Prasejarah (SM) s.d. 1500 M), Periode II (1550 M – 1800 M), Periode III (Periode singkat, 1800 M s.d. 1890 M), dan yang terakhir Perkembangan Optika Periode IV (1887 M s.d. 1925). (Jailani, 2018). 

      Relevansi

      Revolusi sains merupakan penggantian paradigma lama ke paradigma baru. Menurut Khun kunci revolusi mengenai paradigma keilmuan adalah pendekatan atau metode yang dilakukan ilmuwan dalam memecahkan persoalan ilmiah. Salah satu paradigma dalam sains adalah perkembangan pada ilmu fisika cabang Optika. Optika adalah ilmu yang mengkaji tentang sifat-sifat cahaya pada suatu materi. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur atau studi kepustakaan yang dilakukan pada materi Optika. Literatur diambil dari beberapa buku dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelusuran di ketahui bahwa Revolusi Saintifik dalam optika terdiri dari 4 (empat) periode. Periode pertama di tandai dengan ditemukannya sebuah kanta optik. Pada periode pertama ini pendapat ilmuwan tidak disertai dengan percobaan. Periode kedua para ilmuwan sudah melakukan percobaan untuk mendukung teori-teori yang dikemukakan. Salah satu fenomena alam yang diamati ilmuwan pada periode ini adalah pelangi. Periode ketiga merupakan periode tersingkat dalam sejarah perkembangan optika. Pada periode ini Thomas Young menerangkan tentang konsep cahaya dapat melentur yang sebelumnya tidak terjawab oleh teori emisi Newton. Periode keempat adalah periode optika modern, dimana sudah ditemukannya efek fotolistrik dan serat optik.

      2. Sub-Capaian Pembelajaran Mata kuliah (Sub-CPMK)

      1. Menjelaskan perkembangan optik pada periode I (zaman prasejarah) dengan jelas;
      2. memaparkan bukti perkembangan optik pada periode I dengan jelas;
      3. Mendeskripsikan eksperimen fisika yang berkaitan dengan perkembangan optik periode II dengan baik;
      4. Memaparkan temuan teori yang ditemukan ilmuwan optik pada perkembangan optik periode 3 dengan tepat;
      5. Menjelaskan perkembangan optik periode IV dengan tepat;
      6. Mengenal dan menjelaskan tokoh-tokoh yang berjasa pada perkembangan ilmu optik.

      3. Skenario Pembelajaran

      Pada pembelajaran daring perlu Anda pahami bahwa terdapat tagihan pengalaman belajar yang dikemas melalui instrumen penilaian, seperti kuis, forum diskusi, tugas, dan lain-lain. Oleh karena itu, selayaknya Anda mempersiapan diri dalam melakukan aktivitas belajar mandiri maupun secara kolaboratif dengan teman yang lain.

      5. Petunjuk Belajar

      • Cermati sumber belajar dan sumber aktivitas yang tersedia dibawah ini
      • Mulailah Anda mengakses dan menelaah sumber belajar yang tersedia baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur
      • Kerjakan sumber aktivitas yang tersedia, seperti: tugas, forum diskusi, kuis, evaluasi, dll 

      Catatan: Rekam jejak aktivitas belajar Anda terekam oleh sistem di SPADA Unismuh Makassar 

      Selamat Belajar dan Semoga Sukses!

    • TOPIK II: OPTIK GEOMETRI (Cermin Datar dan Cermin Lengkung)

      Topik II

      السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

      Alhamdulillah, Anda sekarang dapat memulai aktivitas pembelajaran secara mandiri dimulai pada Topik Cermin Datar dan Cermin Lengkung, sebelum lanjut melakukan aktivitas pembelajaran dan agar lebih mudah dalam menerima pelajaran dan supaya ilmu yang diterima dapat bermanfaat mari melafazkan doa berikut:

      رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ. 

      Robbi zidnii 'ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj'alnii minash-sholihiin

      Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkan lah ilmu kepadaku, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh."

      Pada Topik 2 ini akan dilakukan pertemuan sebanyak 6 kali pertemuan yakni untuk menyelesaikan pokok bahasan optik geometri.

      1. Deskripsi Materi Ajar

      Pada materi optik geometri, mahasiswa diperkenalkan tentang peristiwa pemantulan pada cermin (datar, cekung, dan cembung), pembiasan pada lensa (cekung, cembung, dan rangkap). Selain itu, pada kajian optik geometri, mahasiswa dibimbing untuk memahami prinsip dari hukum refraksi (pembiasan) dengan prinsip Huygens dan Fermat, peristiwa aberasi, dan konsep optik pada alat-alat optik. 

      2. Sub-Capaian Pembelajaran Mata kuliah (Sub-CPMK)

      1. Mendeskripsikan peristiwa refleksi pada cermin datar dan lengkung, serta membuktikan hukum refleksi berdasarkan prinsip Huygens dengan benar,
      2. Memahami jenis-jenis lensa dan pembentukan bayangan pada lensa dengan tepat,
      3. Memahami pembentukan bayangan pada lensa,
      4. Memahami prisip dan hukum refraksi (pembiasan) dengan prinsip Huygens dan Fermat,
      5. Menjelaskan peristiwa aberasi yang terjadi ketika cahaya melewati cermin atau lensa dengan tepat,
      6. Memahami konsep optik geometri pada alat-alat optik dengan jelas.

      3. Skenario Pembelajaran

      Pada pembelajaran daring, selain aktivitas perkuliahan yang berlangsung secara daring melalui tatap maya, juga terdapat tagihan penugasan terstruktur baik individu maupun kelompok. Tagihan penugasan perkuliahan daring adalah assignment, kuis, choice, forum diskusi, dan sebagainya. Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti perkuliahan secara maksimal.

      4. Petunjuk Belajar

      • Cermati sumber belajar dan sumber aktivitas yang tersedia dibawah ini
      • Mulailah Anda mengakses dan menelaah sumber belajar yang tersedia baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur
      • Kerjakan sumber aktivitas yang tersedia, seperti: tugas, forum diskusi, kuis, evaluasi, dll 

      Catatan: Rekam jejak aktivitas belajar Anda terekam oleh sistem di SPADA Unismuh Makassar 

      Selamat Belajar dan Semoga Sukses

    • TOPIK III: OPTIK GEOMETRI (Pembentukan Bayangan pada Lensa)


      topik III

      السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

      Alhamdulillah, Anda sekarang dapat memulai aktivitas pembelajaran secara mandiri  pada Topik Pembentukan Bayangan Pada Lensa, sebelum lanjut melakukan aktivitas pembelajaran dan agar lebih mudah dalam menerima pelajaran dan supaya ilmu yang diterima dapat bermanfaat mari melafazkan doa berikut:

      رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ. 

      Robbi zidnii 'ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj'alnii minash-sholihiin

      Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkan lah ilmu kepadaku, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh."

      1. Deskripsi Materi Ajar

      Lensa adalah benda bening yang memiliki permukaan berbentuk cekung atau cembung dan berfungsi untuk membiaskan cahaya. Lensa secara umum ada yang berbentuk cembung dan cekung. Lensa cembung adalah lensa yang bagian tengahnya lebih tebal daripada bagian tepi dan bisa juga disebut dengan lensa cembung disebut juga lensa positif. Lensa cembung memiliki sifat mengumpulkan cahaya atau konvergen. Sedangkan lensa cekung adalah lensa yang bagian tengahnya lebih tipis daripada bagian tepi atau sering disebut juga dengan lensa negatif. Lensa cekung bersifat menyebarkan cahaya (divergen) dan membentuk bayangan maya.
      Kedua jenis lensa tersebut banyak digunakan dalam alat optik yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh pemanfaatan lensa dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut. Misalnya, kacamata minus (lensa cekung) digunakan oleh penderita  rabun jauh (myopia), bayangannya jatuh di depan kornea mata, untuk itu diperlukan lensa cekung sehingga bayangan jatuh di kornea. Kacamata plus (lensa cembung) digunakan oleh orang yang rabun dekat (hypermyopia), bayangannya jatuh di belakang kornea mata, untuk itu diperlukan lensa cembung sehingga bayangan jatuh di kornea. Bila rabun jauhnya karena usia (presbyopia), juga diperlukan lensa cembung.

      2. Sub-Capaian Pembelajaran Mata kuliah (Sub-CPMK)

      Setelah mengikuti aktifitas pembelajaran pada topik ini, maka mahasiswa diharapakan  untuk memiliki kemampuan  memahami konsep pembentukan bayangan pada lensa dengan baik

      3. Indikator Capaian Pembelajaran

      Setelah mengikuti aktifitas pembelajaran pada topik ini, mahasiswa diharapakan memiliki kemampuan untuk :

      1. Memahami sifat sinar-sinar istimewa pada lensa cembung
      2. Memahami pembentukan bayangan pada lensa cembung
      3. Memahami sifat sinar-sinar istimewa pada lensa cekung
      4. Memahami pembentukan bayangan pada lensa cekung
      5. memahami pembentukan bayangan pada lensa gabungan
      6. menghitung kuat lensa

      4. Skenario Pembelajaran

      Topik pemebntukan bayangan pada lensa akan dibahas dalam dua kali pertemuan. Hal penting yang perlu Anda pahami terlebih dahulu sebelum membuka materi ajar yang telah disiapkan adalah memahami capaian pembelajaran yang diharapkan setelah mengikuti pertemuan ini . 

      Aktivitas belajar berisi materi yang disajikan dalam bentuk powerpoint, file, lesson, dan sumber belajar lainnya. Kemudian terdapat tagihan pengalaman belajar yang dikemas melalui instrumen penilaian, seperti kuis, forum diskusi, tugas, dan lain-lain. Oleh karena itu, selayaknya Anda mempersiapan diri dalam melakukan aktivitas belajar mandiri maupun secara kolaboratif dengan teman yang lain.

      5. Petunjuk Belajar

      • Cermati sumber belajar dan sumber aktivitas yang tersedia dibawah ini
      • Mulailah Anda mengakses dan menelaah sumber belajar yang tersedia baik secara terstruktur maupun tidak terstruktur
      • Kerjakan sumber aktivitas yang tersedia, seperti: tugas, forum diskusi, kuis, evaluasi, dll 

      Catatan: Rekam jejak aktivitas belajar Anda terekam oleh sistem di SPADA Unismuh Makassar 

      Selamat Belajar dan Semoga Sukses