Weekly outline

  • STATIKA STRUKTUR (MEC 2303 P), 3 SKS

     

    Selamat bergabung mahasiswa Teknik Mesin UMY

    di Mata Kuliah STATIKA STRUKTUR

      

    Berli P Kamiel, S.T., M. Eng. Sc., Ph.D 

    Dosen pengampu Mata Kuliah Statika Struktur

    kantor : Lab Mekanika, Gedung G6 Lantai 2

    email | HP : berlikamiel@umy.ac.id | 0816687475

    Deskripsi Mata Kuliah

    Statika Struktur adalah studi tentang analisis dan sintesis struktur sederhana. Mata kuliah ini memberikan mahasiswa pengetahuan tentang konsep dasar gaya, sistem gaya, resultan gaya dan kesetimbangan pada partikel dan benda tegar. Konsep-konsep tersebut diterapkan pada struktur sederhana yang meliputi struktur trus (trusses), rangka-batang (frames) dan mesin (machines). Disamping itu mata kuliah ini juga memberikan fondasi kepada mahasiswa mengenai konsep gaya internal, gesekan, kerja maya (virtual work) dan beberapa properti geometri bidang seperti centroid, pusat gravitasi dan momen inersia area. Mata kuliah ini sangat penting dan menjadi fondasi dasar bagi mahasiswa untuk mengikuti mata kuliah dalam rumpun mekanika selanjutnya di Program Studi Teknik Mesin, seperti, Mekanika Kekuatan Material, Kinematika, Dinamika dan sangat berguna pada saat merancang elemen-elemen mesin.

    Hubungan Mata Kuliah dengan Kompetensi

    Mata kuliah Statika Struktur merupakan salah satu mata kuliah wajib yang ditujukan untuk mendukung pencapaian kompetensi utama bahwa Lulusan mampu melakukan perencanaan, perhitungan dan analisis gaya, tegangan dan gerakan pada benda. Disamping itu juga sebagai landasan untuk mencapai kompetensi lulusan mampu merancang, menganalisis, dan merakit elemen-elemen mesin untuk perbaikan kualitas yang berwawasan lingkungan serta lulusan mampu menganalisis kerusakan mesin dan melakukan tindakan untuk mencegah dan mengatasi dampak kerusakan.

    Outcome Matakuliah

    Peranan matakuliah Statika Struktur dalam mendukung ketercapaian kompetensi utama dilakukan melalui keluaran/outcomes dari mata kuliah ini, yaitu mampu melakukan analisa dan sintesa struktur sederhana

    Ketercapaian kompetensi Hardskills dan Softskill melalui Mata Kuliah

    Kompetensi hardskills yang diharapkan mata kuliah ini meliputi aspek kognitif dan kecakapan dalam berfikir serta aspek psikomotorik yang meliputi kemampuan menghitung dan menganalisa di bidang Statika Struktur. Kompetensi softskills yang diharapkan dalam mata kuliah ini meliputi aspek kecakapan personal dan sosial, disiplin, ketelitian, keberanian mengungkapkan pendapat dan kemampuan kerjasama.

    PETA KOMPETENSI

    Petunjuk Mempelajari Bahan Ajar

    Pada setiap babak, akan ditampilkan Pendahuluan, Penyajian dan Penutup. Pendahuluan berisikan Gambaran umum materi, Relevansi dengan pengetahuan mahasiswa serta capaian pembelajaran. Pada bagian penyajian mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengakses Diktat kuliah dalam ppt atau pdf, video learning, link dll. Evaluasi dilakukan pada bagian penutup berupa quiz dalam bentuk computer based test. Hasil evaluasi langsung ditampilkan setelah mahasiswa selesai mengerjakan quiz.

    Glossary

    • Kesetimbangan; suatu benda berada dalam kondisi setimbang jika resultan gaya yang bekerja padanya sama dengan nol
    • Partikel; benda yang dimensinya dapat diabaikan
    • Benda Tegar; benda yang mempunyai dimensi yang dimensinya tidak dapat diabaikan dalam analisis
    • Struktur truss; sebuah struktur yang tersusun dari batang dua-gaya (tarik atau tekan). Pembebanan pada jenis struktur ini hanya dapat dilakukan di sambungan yang berjenis sambungan pin.
    • Struktur rangka-batang; struktur yang tersusun dari batang multi-gaya yang dihubungkan oleh sambungan pin.
    • Struktur mesin; struktur seperti rangka-batang namun mempunyai bagian yang dapat bergerak yang dirancang untuk meneruskan gaya/beban.

    Pustaka

      1. Hibbeler, R.C, 2010, Engineering Mechanics, Statics & Dynamics, 12th Edition, Prentice Hall
      2. Beer, F.P., Johnston, E.R., 2014, Vector Mechanics for Engineers, Statics, 10th Edition, McGraw Hill

    Rencana Kuliah

    Konversi Huruf

    Revisi Komponen Nilai

  • BABAK 1 (Pertemuan ke-1 sampai dengan Pertemuan ke-4)

    *VEKTOR GAYA*

    Kompetensi :

     

    Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar mekanika, dimensi dan satuan serta melakukan operasi vector gaya.

     

    Pengantar :

     

    Mekanika adalah cabang dari fisika yang mempelajari kondisi diam dan bergerak sebuah benda yang dikenai gaya. Konsep dasar dari mekanika yang sangat penting meliputi diantaranya konsep dimensi, satuan, partikel, benda tegar dan hukum Newton. Konsep penting lainnya adalah tentang vector gaya yang meliputi bagaimana melakukan operasi vector.

     

    Pada babak I ini akan dipelajari dimensi dasar dan satuannya, system SI dan system US Customary. Materi kedua berisi uraian tentang hukum Newton disertai dengan contoh-contohnya di kehidupan sehari-hari. Materi selanjutnya adalah pejelasan operasi vector gaya yang meliputi penjumlahan gaya dengan metode grafis, jajaran genjang dan komponen rectangular.  Mahasiswa dipersilahkan mempelajari materi berupa file pdf maupun video yang disediakan. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu menjelaskan konsep mekanika dasar, dimensi dan satuan, dan operasi vektor

    • BABAK 2

      *KESETIMBANGAN*

      Kompetensi :

      Mahasiswa mampu melakukan analisis partikel yang meliputi kesetimbangan partikel, momen, gaya dan system gaya-momen.

       

      Pengantar :

      Partikel adalah idealisasi sebuah benda yang dimensinya dapat diabaikan. Kesetimbangan sebuah partikel dapat dianalisis dengan menggunakan persamaan kesetimbangan.

       

      Pada babak II ini kesetimbangan partikel dianalisis melalui melalui beberapa tahapan. Materi pertama adalah menggambar dan menganalisis diagram benda bebas dilanjutkan dengan menerapkan persamaan kesetimbangan yang relevan. Mahasiswa dapat merujuk materi dan contoh-contoh problem kesetimbangan partikel berupa file pdf. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu menggambar diagram benda bebas dan melakukan analisis kesetimbangan partikel. 

       

      Materi kedua pada babak ini adalah analisis momen, gaya dan system gaya-momen. Materi disajikan berupa file pdf dan video yang juga dilengkapi dengan contoh-contohnya. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu melakukan analisis momen, gaya dan system gaya-momen.

      • BABAK 3

        Kompetensi :

        Mahasiswa mampu melakukan analisis benda tegar yang meliputi analisis kesetimbangan benda tegar, analisis gaya-gaya internal, analisis gesekan dan analisis property geometri bidang.

         

        Pengantar :

         

        Benda tegar adalah benda yang mempunyai dimensi yang dimensinya tidak dapat diabaikan dalam analisis. Dalam analisisnya, dimensi benda tegar harus disertakan dalam persamaan kesetimbangan.

         

        Pada Babak III, mahasiswa diajak melakukan analisis benda tegar yang meliputi analisis kesetimbangan benda tegar, analisis gaya-gaya internal, analisis gesekan dan analisis property geometri bidang. Materi pertama adalah analisis kesetimbangan benda tegar menggunakan diagram benda bebas dan persamaan kesetimbangan yang relevan. Mahasiswa dipersilahkan mempelajari materi berupa file pdf maupun file video. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu melakukan analisis kesetimbangan benda tegar.

         

        Materi kedua pada babak ini adalah analisis gaya-gaya internal pada balok dengan berbagai jenis tumpuan. Pokok bahasan meliputi menghitung reaksi tumpuan dan menggambar diagram gaya normal, diagram gaya geser dan diagram momen lentur. Materi disediakan berupa file pdf, contoh perhitungan dan video. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu melakukan analisis gaya-gaya internal pada balok dengan berbagai jenis tumpuan.

         

        Selajutnya materi ketiga adalah analisis gesekan. Gesekan yang dipelajari dalam materi ini adalah tipe gesekan kering (dry friction). Materi disediakan berupa file pdf, contoh perhitungan dan video. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu melakukan analisis gesekan tipe kering pada berbagai macam aplikasi.

         

        Materi terakhir pada babak ini adalah analisis property geometri bidang yang meliputi centroid, pusat gravitasi dan momen inersia. Materi disediakan berupa file pdf, contoh perhitungan dan video. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu melakukan analisis yang berkaitan dengan centroid, pusat gravitasi dan momen inersia.

        • PERTEMUAN KE-9

        • BABAK 4

          Kompetensi :

          Mahasiswa mampu melakukan sintesis struktur berupa truss, rangka batang dan mesin serta menggunakan metode kerja-maya.

          Pengantar :

          Struktur truss adalah sebuah struktur yang tersusun dari batang dua-gaya (tarik atau tekan). Pembebanan pada jenis struktur ini hanya dapat dilakukan di sambungan yang berjenis sambungan pin. Sedangkan Struktur rangka-batang adalah struktur yang tersusun dari batang multi-gaya yang dihubungkan oleh sambungan pin. Pada struktur mesin sama seperti rangka-batang namun mempunyai bagian yang dapat bergerak yang dirancang untuk meneruskan gaya/beban.

          Pada babak IV ini materi pertama berisi tentang sintesis struktur truss, rangka batang dan mesin. Metode titik dan potongan digunakan dalam struktur truss. Diagram benda bebas akan digunakan secara intesif dalam sintesis rangka-batang dan mesin. Materi disediakan berupa file pdf, contoh perhitungan dan video. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu melakukan perhitungan sintesis struktur truss, rangka-batang dan mesin menggunakan diagram benda bebas dan persamaan kesetimbangan.

          Materi kedua adalah perhitungan sintesis struktur dengan menggunkan metode kerja-maya. Metode ini diterapkan baik untuk struktur truss, rangka-batang maupun mesin. Materi disediakan berupa file pdf, contoh perhitungan dan video. Setelah mempelajari materi ini diharapkan mahasiswa mampu melakukan perhitungan sintesis struktur truss, rangka-batang dan mesin menggunakan metode kerja-maya.

          • PERTEMUAN KE-14