Topic outline

  • Mata Kuliah Tembang Waosan

    Deskripsi Mata Kuliah:

    Mata kuliah ini merupakan matakuliah praktik yang bertujuan menjadikan  mahasiswa mampu  menjelaskan tentang berbagai  aspek yang terdapat dalam tembang waosan serta mampu menyajikan tembang waosan baik sekar macapat, sekar tengahan, dan sekar ageng, secara baik dan benar, dalam ragam jenis, laras, dan variasi cengkoknya

    Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK):

    Mampu menjelaskan tentang konsep dasar Tembang waosan, dapat mempraktekkan  dan mengembangkan aspek musikal Tembang Waosan dengan kinerja mandiri, bermutu, terukur serta dapat mempresentasikannya secara profesional dan bertanggungjawab.


    Materi Pembelajaran:

    1. Sejarah, fungsi, jenis dan ragam tembang waosan
    2. Bentuk, ciri struktural, karakter  dan aspek sastra tembang waosan
    3. Notasi dan titilaras tembang waosan
    4. Transkrip notasi dan sastra tembang waosan
    5. Aspek musikal dan konsep penyajian tembang waosan
    6. Variasi cengkok dan perkembangan musikal tembang waosan

    Materi-materi tersebut dipelajari selama 1 semester. Rencana Pemebelajaran Semester (RPS) dapat di unduh pada file sebagai berikut.

     Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Tembang Waosan


    Metode Pembelajaran:

    Perkuliahan Mata Kuliah Tembang Waosan menggunakan 2 Model Pembelajaran.

    1. Model Luring: Tatap muka secara langsung (face to face). Dosen dan mahasiswa bertemu langsung di dalam ruang kelas sesuai jadwal kuliah. Pada Model ini metode yang diterapkan adalah Kuliah dan Diskusi.
    2. Model Daring:  Tatap muka yang dilakukan secara daring melalui 2 model:

     kontrak perkuliahan

    Bahan Ajar:

    Untuk mempermudah mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan disediakan Modul Mata Kuliah Tembang Waosan. Modul tersebut dibagi menjadi enam bab, dan setiap bab dilengkapi dengan lembar evaluasi, sehingga diharapkan kuliah akan berlangsung jauh lebih efektif dan partisipatif. Modul ini hanya memberikan penjelasan singkat dari semua bab yang perlu diketahui mahasiswa akan mempelajari tembang waosan. Oleh karena itu, mahasiswa harus memperdalam kemampuan melalui penelusuran sumber-sumber yang menjadi referensi di dalam setiap modul. Untuk lebih jelasnya Modul dapat diunduh melalui file berikut ini.

     Modul Mata Kuliah Tembang Waosan


    Referensi:

    Referensi yang digunakan di dalam Perkuliahan Mata Kuliah Tembang Waosan diantaranya:

    Referensi Utama:

    1. Darsono. Perkembangan Musikal Tembang Macapat , Laporan Penelitian STSI Surakarta, 1995.
    2. H. Saputro, Karsono. Sekar Macapat  Jakarta: Wedatama Widya Sastra,2001.
    3. Kamajaya. Serat Centhini(Suluk Tambangraras), Jilid 1 dan 2, Yayasan Centhini, Yogyakarta, 1985-1986.
    4. Martopangrawit. Tetembangan  ASKI-PKJT, Surakarta, 1972.
    5. Paku Buwana IV, S.D.I.K.S. Serat Wulangreh, Yogyakarta: Kulawarga Bratakesawa, 1960.
    6. Padmosoekotjo, S. Gegaran Sinau Basa Jawa, Memetri Basa Jawi Jilid I, Surabaya: PT. Citra Jaya Murti, 1987.
    7. Rahayu Supanggah. Bothekan Karawitan I, Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia, Jakarta,, 2002.
    8. R. Ng. Ronggawarsita. Serat Mardawa Lagu, Kasalin R. Tanojo,1952.
    9. Soedjonoredjo,R. Wedatama Winardi : Katerangan werdinipoen serat Wedatama, jasan dalem Soewargi kanjeng Goesti pangeran adipati Arja Mangkoenegara ingkang kaping IV ing Soerakarta. Tan Khoen Swi, Kediri, 1941.
    10. Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980.
    11. _______________ , Sekar Tengahan, 1980
    12. _______________ , Sekar Ageng, Jilid I,II, 1983/1984
    13. Zoetmulder, P.J. Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang, Transl. Dick Hartoko, Jakarta: Djambatan, 1985.

    Rerefensi Pendukung:

    1. B. Arintaka, Sekar Macapat 2, Proyek pembinaan kebudayaan dan kesenian Dinas P dan K DI Yogyakarta, 1983
    2. B. Arintaka, Sekar Macapat kagem cepengan Guru SD, Dinas P dan K DI Yogyakarta, 1981
    3. Darsono. Macapat Cengkok Merdi lambang , Laporan Penelitian DIPA ISI Surakarta, 2019
    4. Drs Junaidi Moeljadi Tuntunan Sekar Alit Macapat CV Sahabat Klaten, 1993
    5. Kridhomardawa,”Diktat kumpulan sekar sekar, Siswa sekar kawedanan Hageng Punakawan Kridamardawa Kraton Ngayogyakarta
    6. RM Dinusatama, Himpunan Tembang Mataraman, Bidang Kesenian Kanwil Dep, P dan K, Yogyakarta, 1980
    7. W. Sastrowiryono, Bimbingan kesenian Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Yogyakarta, 1983
    8. Wirjapanitra, Wulang reh, STSI Surakarta


    Evaluasi:

    Evaluasi Mata Kuliah Tembang Waosan dilakukan melalui Tugas-tugas yang diberikan kepada Mahasiswa berupa Tugas Harian, Tugas Ujian Tengah Semester dan Tugas Ujian Akhir Semester. 

    Rencana Tugas Mahasiswa: 

    Mahasiswa diwajibkan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan Dosen. Adapun Rencana Tugas Mahasiswa (RTM) di dalam satu semester dapat di unduh pada link sebagai berikut.

     Rencana Tugas Mahasiswa

    Penilaian:

    Setiap Tugas Mahasiswa akan dinilai dan menjadi acuan dalam nilai akhir mata kuliah Tembang Waosan. Adapun standar Penilaian / Rubrik Penilaian di dalam mata kuliah ini dapat diunduh melalui link sebagai berikut 

     Rubrik Penilaian Mata Kuliah Tembang Waosan

    Nilai akhir Mata Kuliah Tembang Waosan diperoleh dari penilaian 3 komponen:

    1.     Nilai Harian (20%)

    2.     Nilai Ujian Tengah Semester (30%)

    3.     Nilai Ujian Akhir Semester (50%)

     Pembulatan  Nilai: 

     

     

     

    1,75

    Tidak Lulus

    1,76

    2,25

    =

    2,0

    Lulus C

    2,26

    2,75

    =

    2,5

    Lulus C+

    2,76

    3,25

    =

    3,0

    Lulus B

    3,26

    3,75

    =

    3,5

    Lulus B+

     

    > 

    3,76

    =

    4,0

    Lulus A


  • 1. Sejarah, Fungsi, Jenis dan Ragam Tembang Waosan

    Hallo teman-teman selamat datang di perkuliahan Tembang Waosan. Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang sejarah, fungsi, jenis dan ragam Tembang Waosan. Materi ini merupakan pengetahuan Tembang Waosan sebagai dasar sebelum masuk pada perkuliahan praktek.


    Adapun capaian pembelajaran pada pertemuan ini adalah Mahasiswa mampu menjelaskan sejarah, fungsi, jenis dan ragam Tembang Waosan.


    Materi dalam perkuliahan ini dapat teman-teman pelajari dengan melihat dan mengunduh PPT, Modul dan Video di bawah ini.

    1. Modul 

    Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 1.

     Modul Pertemuan 1.

    2. Materi Powerpoint

    Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 1.

     Powerpoint Pertemuan 1.

    3. Materi Video 

    Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan sejarah, fungsi, jenis dan ragam dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

    Video pertama menjelaskan secara rinci mengenai pengertian tembang waosan, sejarah serta fungsinya.

    Video di bawah ini akan lebih menekankan pada materi pengertian dan fungsi dari sekar macapat tersebut. Selamat menyimak!


    Untuk tambahan pengetahuan teman-teman dapat mempelajari referensi sebagai berikut

    1. Darsono. Perkembangan Musikal Tembang Macapat , Laporan Penelitian STSI Surakarta, 1995.
    2. H. Saputro, Karsono. Sekar Macapat  Jakarta: Wedatama Widya Sastra,2001.

    DESKRIPSI TUGAS: 

    Menyusun ringkasan hasil evaluasi tentang konsep dasar tembang waosan yang meliputi aspek sejarah, fungsi, jenis dan ragam tembang waosan. Dengan penguasaan pengetahuan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar tembang waosan sebelum mempraktekkannya

    METODE PENGERJAAN TUGAS:

    1. Mahasiswa mencari literatur-literatur (jurnal, text book, website) yang berkaitan dengan objek garapan.
    2. Mahasiswa membaca sumber-sumber literatur yang sudah diperoleh
    3. Mahasiswa mencatat pokok-pokok gagasan dari sumber literautr yang dibaca
    4. Mahasiswa mereproduksi pokok-pokok gagasan dari catatan yang telah dibuat
    5. Mahasiswa membuat ringkasan berdasarkan hasil reproduksi gagasan mahasiswa

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

    1. Objek Garapan: Konsep Dasar Tembang Waosan (sejarah, fungsi, jenis dan ragam tembang waosan)
    2. Bentuk Luaran:

    Dokumen Ringkasan Hasil Evaluasi minimum 1 halaman dan maksimum 4 halaman Diketik 1.5 spasi menggunakan font Book Antiqua di atas kertas ukuran A4. Margin yang digunakan Atas: 4cm; Kiri: 4cm; Kanan: 3cm; Bawah: 3cm. Struktur Penulisan terdiri dari Judul Ringkasan, Nama Penulis dan NIM, Nama Prodi dan Fakultas; Isi Ringkasan; Sumber Literatur (Daftar Pustaka) (diketik 1 spasi dan jeda 1 spasi antar pustaka) Tugas dapat dikumpulkan melalui link sebagai berikut

    PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 1


    Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada link di bawah ini.

  • 2. Bentuk, Ciri Struktural dan Aspek Sastra Tembang Waosan

    Selamat bertemu pada perkuliahan tembang waosan minggu ke 2. Pada perkuliahan hari ini kita akan membahas mengenai bentuk, ciri struktural dan aspek sastra Tembang Waosan. materi ini merupakan lanjutan dari pertemuan minggu 1. Perkuliahan hari ini masih terkait dengan pengetahuan Tembang Waosan.

    Adapun capaian pembelajaran pada pertemuan ini adalah Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk, ciri struktural dan aspek sastra Tembang Waosan

    Materi dalam perkuliahan ini dapat teman-teman pelajari dengan melihat dan mengunduh PPT, Modul dan Video di bawah ini.

    1. Modul 

    Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 2.

     Modul Pertemuan 2.

    2. Materi Powerpoint

    Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 2.

     Powerpoint Pertemuan 2.

    3. Materi Video 

    Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan sejarah, fungsi, jenis dan ragam dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

    Video pertama menjelaskan secara rinci mengenai ciri dan bentuk tembang waosan. 

    Video di bawah ini akan lebih menekankan pada materi ciri-ciri dan konsep penyajian sekar macapat tersebut. Selamat menyimak!

    1.       Kamajaya. Serat Centhini(Suluk Tambangraras), Jilid 1 dan 2, Yayasan Centhini, Yogyakarta, 1985-1986.

    2.       Martopangrawit. Tetembangan  ASKI-PKJT, Surakarta, 1972

    3.      R. Ng. Ronggawarsita. Serat Mardawa Lagu, Kasalin R. Tanojo,1952.

    4.      Koleksi Warsadiningrat (KMG1908b), Warsadiningrat, 1908, #622

    Tugas Harian 2

    DESKRIPSI TUGAS: Menyusun ringkasan hasil evaluasi tentang konsep dasar tembang waosan yang meliputi aspek bentuk, ciri struktural, aspek sastra tembang waosan. Dengan penguasaan pengetahuan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar tembang waosan sebelum mempraktekkannya

    METODE PENGERJAAN TUGAS: 

    1. Mahasiswa mencari literatur-literatur (jurnal, text book, website) yang berkaitan dengan objek garapan.
    2. Mahasiswa membaca sumber-sumber literatur yang sudah diperoleh
    3. Mahasiswa mencatat pokok-pokok gagasan dari sumber literatur yang dibaca
    4. Mahasiswa mereproduksi pokok-pokok gagasan dari catatan yang telah dibuat
    5. Mahasiswa membuat ringkasan berdasarkan hasil reproduksi gagasan mahasiswa.

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

    1. Objek Garapan: Konsep Dasar Tembang Waosan (bentuk, ciri struktural, aspek sastra tembang waosan)
    2. Bentuk Luaran:

    Dokumen Ringkasan Hasil Evaluasi minimum 2 halaman dan maksimum 5 halaman Diketik 1.5 spasi menggunakan font Book Antiqua di atas kertas ukuran A4. Margin yang digunakan Atas: 4cm; Kiri: 4cm; Kanan: 3cm; Bawah: 3cm. Struktur Penulisan terdiri dari Judul Ringkasan, Nama Penulis dan NIM, Nama Prodi dan Fakultas; Isi Ringkasan; Sumber Literatur (Daftar Pustaka) (diketik 1 spasi dan jeda 1 spasi antar pustaka). Tugas dapat dikumpulkan melalui link sebagai berikut.

    PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 2

    Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

  • 3. Menirukan Lagu Tembang Waosan dalam Berbagai Ragam, Jenis, Laras dan Karakternya

     

    Pada pertemuan kali ini kita akan belajar  menirukan Tembang waosan bentuk Macapat 

    Mahasiswa mampu menirukan lagu tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras dan karakternya 

    Materi dalam perkuliahan ini dapat teman-teman pelajari dengan melihat dan mengunduh PPT, Modul dan Video di bawah ini.

    1. Modul 

    Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 3

      Modul Pertemuan 3

    2. Materi Powerpoint

    Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 3

     Powerpoint Pertemuan 3

    3. Materi Video 

    Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik menirukan Tembang Pangkur Laras Slendro Pathet Sanga, Perhatikan Luluh Lagu dan Luluh Tembung. Selamat Belajar! 

    Untuk tambahan pengetahuan teman-teman dapat mempelajari referensi sebagai berikut

    1. R. Ng. Ronggawarsita. Serat Mardawa Lagu, Kasalin R. Tanojo,1952 Hal 1-42.
    2. Puji Anti dan Tri Anita. 2019. Tembang Macapat Sebagai Penunjang Pendidikan Karakter”. Deiksis Vol. 11 No. 01 tahun 2019 hal. 77-85.
    3. Sarafudin dan Winarto.2019. “Optimalisasi Peran Guru dalam Mendidik Karakter Siswa Melalui Media Tembang Macapat Pangkur”. Adiwidya : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 tahun 2019.
    4. Fajar Adinugraha dan Adisti Ratnapuri. 2019. Pendidikan Nilai Sikap Kurikulum 2013 dalam Tembang Macapat“. Selaras : Kajian Bimbingan dan Konseling Seta Psikologi Pendidikan Vol. 1 No. 1 Mei 2019, hal. 39-53)
    5. Sri Lestari dan Sigit Arif Wibowo. 2017. “ Afinitas Tembang Macapat Asmaradana Karya Mangkunegara IV pada Puisi Asmaradana Karya Goenawan Mohamad”. Kajian Lingusitik dan Sastra Vol 2 No 2 Tahun 2017 hal 171-179.
    6. Tri Dayati. 2014. Analisis Semiotika Tembang Macapat Pupuh Asmaradana dalam Serat Witaradya 2 Karya Raden Ngabehi Ranggawarsita. Aditya : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, Vol 5 No 5 tahun 2014.
    7. Optimalisasi Peran Guru Dalam Mendidik Karakter Siswa Melalui Media Tembang Macapat Pangkur
    8. Tembang Macapat sebagai Penunjang Pendidikan Karakter
    9. Koleksi Warsadiningrat (KMG1908b), Warsadiningrat, 1908, #622URL
    10. Analisis Semiotik Tembang Macapat Pupuh Asmaradana dalam Serat Witaradya 2 Karya Raden Ngabehi Ranggawarsita

    DESKRIPSI TUGAS:

    Menyajikan/ presentasi secara langsung dihadapan dosen pengampu MK atau membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Pangkur dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Pangkur.

    METODE PENGERJAAN TUGAS:

    1.  Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Pangkur
    2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Pangkur
    3. Mahasiswa berlatih menirukan tembang waosan Pangkur secara mandiri.
    4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Pangkur secara mandiri.

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN:

    Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Pangkur

    Bentuk Luaran :

    1. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
    2. File video diberi judul yang memuat “nama, NIM dan materi” (Contoh; Dewi_17000020_Pangkur)

    Tugas dapat dikumpulkan melalui link sebagai berikut.

    PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 3

    Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada link di bawah ini

     

  • 4. Menirukan Lagu Tembang Waosan dalam Berbagai Ragam, Jenis, Laras dan Karakternya

    Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat plaing dasar, yaitu menirukan. Materi yang akan dipelajari adalah Tembang Waosan Asmaradana.

    Pada pertemuan ini capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu menirukan lagu tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras dan karakternya.

    Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Waosan Asmarandana.

    1. Modul 

    Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 4.

     Modul Pertemuan 4.

    2. Materi Powerpoint

    Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 4.

     Powerpoint Pertemuan 4.

    3. Materi Video 

    Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan sejarah, fungsi, jenis dan ragam dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

    Video pertama menjelaskan mengenai Sekar Macapat Asmaradana Raranangis laras slendro pathet sanga.

    Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

    1.       Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980

    DESKRIPSI TUGAS: 

    Menyajikan/ presentasi secara langsung dihadapan dosen pengampu MK atau membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Asmarandana dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan Asmarandana. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Asmarandana

    METODE PENGERTJAAN TUGAS: 

    1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan.
    2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan.
    3. Mahasiswa berlatih menirukan tembang waosan secara mandiri.
    4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan secara mandiri.

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN:

    1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Asmarandana
    2. Bentuk Luaran :

    Luring : Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Asmarandana secara langsung.

    Daring :

    1. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
    2. File video diberi judul yang memuat “nama, NIM dan materi” (Contoh; Dewi_17000020_Asmaradana)
    3. File video diunggah ke googledrive / mengunggah ke You Tube

    Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

  • 5. Menafsirkan Notasi dan Sastra Tembang Waosan

    Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut, yaitu menafsirkan notasi dan sastra Tembang Waosan

    Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu menafsirkan notasi dan sastra tembang waosan

    Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Waosan tembang Durma.

    1. Modul 

    Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 5.

     Modul Pertemuan 5.

    2. Materi Powerpoint

    Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 5.

     Powerpoint Pertemuan 5.

    3. Materi Video 

    Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan sejarah, fungsi, jenis dan ragam dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

    Video ini menjelaskan mengenai sekar macapat Durma Surengkewuh laras pelog pathet barang.

      

    Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

    1.       Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980

    DESKRIPSI TUGASMenafsirkan notasi dan sastra tembang waosan Durma kemudian presentasi secara langsung dihadapan dosen pengampu MK atau membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Durma.

    METODE PENGERJAAN TUGAS:

    1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan.
    2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan.
    3. Mahasiswa berlatih menafsirkan sastra dan notasi tembang waosan durma secara mandiri.
    4. Mahasiswa menuliskan hasil tafsir sastra dan notasi tembang waosan Durma
    5. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Durma secara mandiri.

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

    1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan
    2. Bentuk Luaran :
    1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_Durma)
    2. File di kirim ke https://daring.isi-ska.ac.id/  atau email  pengampu MK atau WA pengampu MK
    3. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
    4. File video diberi judul nama dan NIM
    5. File video diunggah ke googledrive / mengunggah ke You Tube


    PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 5

    Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

  • 6. Menafsirkan Notasi dan Sastra Tembang Waosan

    Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut, yaitu menafsirkan notasi dan sastra Tembang Waosan.

    Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu menafsirkan notasi dan sastra tembang waosan

    Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Waosan tembang Gambuh.

    1. Modul 

    Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 6.

     Modul Pertemuan 6.

    2. Materi Powerpoint

    Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 6.

     Powerpoint Pertemuan 6.

    3. Materi Video 

    Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan sejarah, fungsi, jenis dan ragam dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

    Video ini menjelaskan mengenai sekar macapat Gambuh Glenter laras slendro pathet manyura. 

    Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

    1.       Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980

    DESKRIPSI TUGAS: Menafsirkan notasi dan sastra tembang waosan Gambuh kemudian presentasi secara langsung dihadapan dosen pengampu MK atau membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Gambuh.

    METODE PENGERJAAN TUGAS; 

    1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan.
    2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan.
    3. Mahasiswa berlatih menafsirkan sastra dan notasi tembang waosan durma secara mandiri.
    4. Mahasiswa menuliskan hasil tafsir sastra dan notasi tembang waosan Gambuh
    5. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Gambuh secara mandiri.

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN:

    1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan
    2. Bentuk Luaran :

    Luring :

    1. Mahasiswa mengumpulakan hasil tafsir sastra dan notasi dalam bentuk tulisan pdf.
    2. File di cetak secara langsung dan dikumpulkan kepada dosen pengampu.
    3. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Gambuh secara langsung.

    Daring :

    1.  Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_Gambuh)
    2. File di kirim ke https://daring.isi-ska.ac.id/  atau email  pengampu MK atau WA pengampu MK
    3. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
    4. File video diberi judul nama dan NIM
    5. File video diunggah ke googledrive / mengunggah ke You Tube


    PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 6

    Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

  • 7. Menafsirkan Notasi dan Sastra Tembang Waosan


    Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut, yaitu menafsirkan notasi dan sastra Tembang Waosan

    Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu menafsirkan notasi dan sastra tembang waosan


    Materi dalam perkuliahan ini dapat teman-teman pelajari dengan melihat dan mengunduh PPT, Modul dan Video di bawah ini.

    1.  Modul 

    Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 7


     Modul Pertemuan 7

    2. Materi Powerpoint

    Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 7

     Powerpoint Pertemuan 7

    3. Materi Video 

    Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik. Video ini merupakan tutorial Tembang Waosan Kinanthi laras pelog pathet barang


    Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

    1.       Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980


    DESKRIPSI TUGAS: Menafsirkan notasi dan sastra tembang waosan Kinanthi kemudian presentasi secara langsung dihadapan dosen pengampu MK atau membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Kinanthi.

    METODE PENGERJAAN TUGAS; 

    1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan.
    2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan.
    3. Mahasiswa berlatih menafsirkan sastra dan notasi tembang waosan Kinanthi secara mandiri.
    4. Mahasiswa menuliskan hasil tafsir sastra dan notasi tembang waosan Kinanthi
    5. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Kinanthi secara mandiri.

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN:

    1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan
    2. Bentuk Luaran :

    Luring :

    1. Mahasiswa mengumpulakan hasil tafsir sastra dan notasi dalam bentuk tulisan pdf.
    2. File di cetak secara langsung dan dikumpulkan kepada dosen pengampu.
    3. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Kinanthi secara langsung.

    Daring :

    1.  Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_Kinanthi)
    2. File di kirim ke https://daring.isi-ska.ac.id/  atau email  pengampu MK atau WA pengampu MK
    3. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
    4. File video diberi judul nama dan NIM
    5. File video diunggah ke googledrive / mengunggah ke You Tube

    Pengumpulan Tugas Harian 7



    Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

  • 8. Ujian Tengah Semester ( UTS)

    Evaluasi Tengah Semester

    DESKRIPSI TUGAS: Menjawab soal uraian terkait materi pertemuan 1 hingga 7

    METODE PENGERJAAN: Mahasiswa menjawab soal uraian yang diberikan oleh dosen pengampu

    BENTUK DAN FORMAT LUARAN: Dokumen Ringkasan Hasil Evaluasi minimum 1 halaman dan maksimum 4 halaman Diketik 1.5 spasi menggunakan font Book Antiqua di atas kertas ukuran A4. Margin yang digunakan Atas: 4cm; Kiri: 4cm; Kanan: 3cm; Bawah: 3cm. Struktur Penulisan terdiri dari Judul Ringkasan, Nama Penulis dan NIM, Nama Prodi dan Fakultas; Isi Ringkasan; Sumber Literatur (Daftar Pustaka) (diketik 1 spasi dan jeda 1 spasi antar pustaka)

    Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas!

    1. Dalam dunia tembang  anda telah mendengar istilah waosan, apa yang anda pahami tentang Tembang Waosan
    2. Sebutkan ada berapa jenis Tembang Waosan tersebut.
    3. Setelah anda mengalami secara langsung proses belajar tembang Macapat dan praktik menyajikannya, apa pengertian sekar/ tembang Macapat itu?
    4. Setiap ekspresi seni baik seni rupa, seni tari, dan seni karawitan mempunyuai medium pokok yang berbeda-beda. Apa medium pokok seni tembang itu?
    5. Sebutkan  dua unsur pokok dalam sebuah tembang.
    6. Menurut macamnya ada sekar macapat yang asli dan ada sekar macapat yang berasal dari sekar tengahan maupun sekar ageng. Coba sebutkan 9 macam sekar macapat yang asli tersebut.
    7. Teks atau cakepan macapat banyak diangkat dari karya pujangga jawa yang termasyur pada jamannya. Sebutkan 3 Pujangga besar jawa berikut karyanya.
    8. Apa yang anda ketahui tentang guru lagu, guru wilangan, dan guru gatra
    9. Apa yang dimaksud dengan konsep lagu winengku sastra dalam penyajian waosan sekar macapat?
    10. Apa perbedaan pada dan pupuh dalam sekar macapat?
    11. Menurut anda bagaimana penyajian waosan macapat yang baik itu?
    12. Apa yang anda ketahui tentang Sekar Ageng?
    13. Apa yang anda ketahui tentang Lampah, pedhotan, padapala, padeswara?

    • 9. Mempraktekkan Aspek Musikal Tembang Waosan dalam Berbagai Ragam, Jenis, Laras, dan Karakternya

      Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut. Mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya

      Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya.

      Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Sekar Tengahan Balabak

      1. Modul 

      Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 9

       Modul Pertemuan 9

      2. Materi Powerpoint

      Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 9

       Powerpoint Pertemuan 9

      3. Materi Video 

      Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan konsep penyajian dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

      Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

      1.       Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980

      DESKRIPSI TUGAS: Menyajikan/ presentasi membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Sekar Tengahan Balabak dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Sekar Tengahan Balabak

      METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Sekar Tengahan Balabak
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Sekar Tengahan Balabak
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Sekar Tengahan Balabak secara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Sekar Tengahan Balabak secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN

      1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Sekar Tengahan Balabak
      2. Bentuk Luaran :
        1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_ Sekar Tengahan Balabak)
        2. File di kirim ke https://daring.isi-ska.ac.id/  atau email  pengampu MK atau WA pengampu MK
        3. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
        4. File video diberi judul nama dan NIM
        5. File video diunggah ke googledrive / mengunggah ke You Tube File video googledrive / link You Tube di kirimkan kepada dosen pengampu MK melalui jaringan pribadi (WA, email dll) atau ke LMS ISI Surakarta https://daring.isi-ska.ac.id/ 

      Tugas teman-teman semuanya adalah membuat video presentasi Tembang Waosan Sekar Tengahan Balabak, Untuk Tembang Waosan Sekar Tengahan Balabak dikumpulkan satu minggu setelah pertemuan ke 9

      Pengumpulan Tugas Harian 9

        

      Mohon bagi teman-teman yang  kurang jelas terkait dengan materi pada pertemuan ini mohon corat-coret pada kolom di bawah ini.

       

    • 10. Mempraktekkan Aspek Musikal Tembang Waosan dalam Berbagai Ragam, Jenis, Laras, dan Karakternya

      Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut. Mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya.

      Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya.

      Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Sekar Tengahan Juru Demung, Sekar Ageng Tebu Kasol, Sekar Ageng Girisa

      1. Modul 

      Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 10.

       Modul Pertemuan 10.

      2. Materi Powerpoint

      Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 10.

       Powerpoint Pertemuan 10.

      3. Materi Video 

      Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan konsep penyajian dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

      Video pertama menjelaskan secara rinci mengenai konsep penyajian tembang waosan.

      Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

      1.       Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980

      DESKRIPSI TUGAS: Menyajikan/ presentasi membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Sekar Tengahan Juru Demung dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Sekar Tengahan Juru Demung

      METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Sekar Tengahan Juru Demung
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Sekar Tengahan Juru Demung
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Sekar Tengahan Juru Demung secara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Sekar Tengahan Juru Demung secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN

      1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Sekar Tengahan Juru Demung
      2. Bentuk Luaran :
        1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_ Sekar Tengahan Juru Demung)
        2. File di kirim ke https://daring.isi-ska.ac.id/  atau email  pengampu MK atau WA pengampu MK
        3. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
        4. File video diberi judul nama dan NIM
        5. File video diunggah ke googledrive / mengunggah ke You Tube File video googledrive / link You Tube di kirimkan kepada dosen pengampu MK melalui jaringan pribadi (WA, email dll) atau ke LMS ISI Surakarta https://daring.isi-ska.ac.id/ 

      PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 10

      Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

    • 11. Mempraktekkan Aspek Musikal Tembang Waosan dalam Berbagai Ragam, Jenis, Laras, dan Karakternya

      Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut. Mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya.

      Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya.

      Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Sekar Tengahan Juru Demung, Sekar Ageng Tebu Kasol, Sekar Ageng Girisa

      1. Modul 

      Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 11.

       Modul Pertemuan 11.

      2. Materi Powerpoint

      Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 11.

       Powerpoint Pertemuan 11.

      3. Materi Video 

      Silakan simak video dibawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan konsep penyajian dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

      Video pertama menjelaskan secara rinci mengenai konsep penyajian tembang waosan.

      Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

      1.       Sri Hascaryo, Gunawan. Macapat  Jilid I, II, III. Proyek Pengembangan IKI, Sub Proyek ASKI Surakarta,1980

      DESKRIPSI TUGAS: Menyajikan/ presentasi membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol

      METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol secara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

      1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol
      2. Bentuk Luaran :
        1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_ Sekar Ageng Tebu Kasol)
        2. File di kirim ke https://daring.isi-ska.ac.id/  atau email  pengampu MK atau WA pengampu MK
        3. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
        4. File video diberi judul nama dan NIM
        5. File video diunggah ke googledrive / mengunggah ke You Tube File video googledrive / link You Tube di kirimkan kepada dosen pengampu MK melalui jaringan pribadi (WA, email dll) atau ke LMS ISI Surakarta https://daring.isi-ska.ac.id/  

      PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 11

      Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

    • 12. Mempraktekkan Aspek Musikal Tembang Waosan dalam Berbagai Ragam, Jenis, Laras, dan Karakternya

      Selamat datang di pertemuan kali ini di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut. Mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya.

      Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu mempraktekkan aspek musikal tembang waosan dalam berbagai ragam, jenis, laras, dan karakternya.

      Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Sekar Tengahan Juru Demung, Sekar Ageng Tebu Kasol, Sekar Ageng Girisa

      1. Modul 

      Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 12.

       Modul Pertemuan 12.

      2. Materi Powerpoint

      Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 12.

       Powerpoint Pertemuan 12

      3. Materi Video 

      Silakan simak video di bawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan konsep penyajian dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

      Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

      1. Tembang Macapat Cengkok Merdi Lambang (Mersudi Laras Laguning Tembang)
      2. Pendidikan Nilai Sikap Kurikulum 2013 Dalam Tembang Macapat
      3. Pemilihan Materi Teks Sastra Tembang Jawa dalam Upaya Penanaman dan Mewujudkan Generasi Anak Bangsa Yang Berkarakter
      4. Analisis Nilai Religiusitas dan Makna dalam Tembang Pangkur Sunan Drajat
      5. Peningkatan Keterampilan Melagukan Tembang Macapat dengan Media Kaset Audio dan Gamelan

      DESKRIPSI TUGAS: Menyajikan/ presentasi membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol

      METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Sekar Ageng Girisa
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Sekar Ageng Girisa
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Sekar Ageng Girisa secara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Sekar Ageng Girisa secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

      Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Sekar Ageng Girisa

      Bentuk Luaran :

      1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_ Sekar Ageng Girisa)
      2. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
      Tugas dapat dikumpulkan melalui link sebagai berikut.

      Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.


    • 13. Mengembangkan Variasi Cengkok, Tembang Waosan

      Setelah mengetahui tembang waosan secara dasar dan originalnya, maka mahasiswa perlu mengetahui tembang waosan yang berkembang saat ini. dari segi musikal maupun segi sastra

      Mahasiswa mampu mengembangkan variasi cengkok, tembang waosan 

      Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Sekar Tengahan Juru Demung, Sekar Ageng Tebu Kasol, Sekar Ageng Girisa

      1. Modul 

      Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 13.

       Modul Pertemuan 13

      2. Materi Powerpoint

      Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 13.

       Powerpoint Pertemuan 13

      3. Materi Video 

      Silakan simak video di bawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan konsep penyajian dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

      Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

      1. Peningkatan Keterampilan Melagukan Tembang Macapat dengan Media Kaset Audio dan Gamelan
      2. Pemilihan Materi Teks Sastra Tembang Jawa dalam Upaya Penanaman dan Mewujudkan Generasi Anak Bangsa Yang Berkarakter
      3. Tembang Macapat Cengkok Merdi Lambang (Mersudi Laras Laguning Tembang)
      4. Unsur-Unsur Teknik Vokal

      DESKRIPSI TUGAS: Menyajikan/ presentasi membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Sekar Tengahan Wirangrong dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Sekar Tengahan Wirangrong.

      METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Sekar Tengahan Wirangrong
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Sekar Tengahan Wirangrong
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Sekar Tengahan Wirangrong secara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Sekar Tengahan Wirangrong secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

      Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Sekar Tengahan Wirangrong

      Bentuk Luaran :

      1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_ Sekar Tengahan Wirangrong)
      2. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)
      Tugas dapat dikumpulkan melalui link sebagai berikut.

      Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.

    • 14. Mengembangkan Variasi Cengkok, Tembang Waosan




      Selamat datang di pertemuan ke 14, di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut. Mahasiswa mampu mengembangkan variasi cengkok  tembang waosan






      Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu mengembangkan variasi cengkok tembang waosan

       

       



      Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Waosan Sekar Tengahan Wirangrong, Sekar Ageng Tebu KasolSekar Ageng Girisa, 


      1. Modul 

      Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 14.


      Modul Pertemuan 14



      2. Materi Powerpoint

      Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 14.


      Powerpoint Pertemuan 14



      3. Materi Video 

      Silakan simak video di bawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan konsep penyajian dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 







      Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

      1. Tembang Macapat Cengkok Merdi Lambang (Mersudi Laras Laguning Tembang)
      2. Pendidikan Nilai Sikap Kurikulum 2013 Dalam Tembang Macapat
      3. Pemilihan Materi Teks Sastra Tembang Jawa dalam Upaya Penanaman dan Mewujudkan Generasi Anak Bangsa Yang Berkarakter
      4. Analisis Nilai Religiusitas dan Makna dalam Tembang Pangkur Sunan Drajat
      5. Peningkatan Keterampilan Melagukan Tembang Macapat dengan Media Kaset Audio dan Gamelan





      DESKRIPSI TUGAS: Menyajikan/ presentasi membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol

      METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol secara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

      Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Sekar Ageng Tebu Kasol

      Bentuk Luaran :

      1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_ Sekar Ageng Tebu Kasol)
      2. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)

      Tugas dapat dikumpulkan melalui link sebagai berikut.

      PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 14





      Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.


    • 15. Mengembangkan Variasi Cengkok, Tembang Waosan




      Selamat datang di pertemuan ke 15, di mana perkuliahan sudah memasuki mata kuliah praktik. Pada pertemuan ini kita akan belajar praktik dari tingkat lanjut. Setelah menyelesaikan pertemuan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan variasi cengkok  tembang waosan




      Capaian pembelajaran kali ini adalah mahasiswa mampu mengembangkan variasi cengkok,tembang waosan mengembangkan variasi cengkok, tembang waosan




      Materi yang akan diberikan pada perkuliahan ini adalah PPT, Modul, dan Video tutorial Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa 



      1. Modul 


      Berikut adalah modul yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami substansi materi Pertemuan 15.



      Modul Pertemuan 15







      2. Materi Powerpoint

      Berikut adalah Materi Powerpoint yang harus teman-teman unduh dan pelajari agar dapat lebih memahami subtstansi materi Pertemuan 15.



      Powerpoint Pertemuan 15


      3. Materi Video 

      Silakan simak video di bawah ini! sebelum praktik, sebaiknya tahu dan paham akan konsep penyajian dari tembang waosan ini. Selamat Belajar! 

      Video 1

       


      Video 2






      Referensi yang dapat anda baca untuk menambah wawasan Tembang Waosan adalah :

      1. Tembang Macapat Cengkok Merdi Lambang (Mersudi Laras Laguning Tembang)
      2. Pendidikan Nilai Sikap Kurikulum 2013 Dalam Tembang Macapat
      3. Pemilihan Materi Teks Sastra Tembang Jawa dalam Upaya Penanaman dan Mewujudkan Generasi Anak Bangsa Yang Berkarakter
      4. Analisis Nilai Religiusitas dan Makna dalam Tembang Pangkur Sunan Drajat
      5. Peningkatan Keterampilan Melagukan Tembang Macapat dengan Media Kaset Audio dan Gamelan






      DESKRIPSI TUGAS: Menyajikan/ presentasi membuat video penyajian/ presentasi tembang waosan Sekar Ageng Girisa dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Sekar Ageng Girisa

      METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Sekar Ageng Girisa
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Sekar Ageng Girisa
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Sekar Ageng Girisasecara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Sekar Ageng Girisa secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

      Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Sekar Ageng Girisa

      Bentuk Luaran :

      1. Nama file diberikan keterangan “Nama_NIM_nama materi tembang” mahasiswa (Contoh: Cahyani_20111145_ Sekar Ageng Girisa)
      2. Mahasiswa merekam hasil latihan mandiri dengan menggunakan perangkat video recording (kamera/ handphone)

      Tugas dapat dikumpulkan melalui link sebagai berikut.

      PENGUMPULAN TUGAS HARIAN 15





      Bagi teman-teman yang kurang jelas pada perkuliahan hari ini, harap menuliskan pertanyaan, tanggapan, kritik dan saran pada kolom di bawah ini.


    • 16. Ujian Akhir Semester (UAS)

      DESKRIPSI TUGAS: 

      Menyajikan/ presentasi secara langsung dihadapan dosen Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah penyajian tembang waosan. Penguasaan materi diharapkan mampu mengolah kemampuan psikomotorik mahasiswa terkait tembang waosan dan memahami teknik penyajian tembang waosan Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa

       METODE PENGERJAAN TUGAS: 

      1. Mahasiswa mencatat materi tembang waosan Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa
      2. Mahasiswa mencari sumber referensi di luar materi MK tembang waosan Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa
      3. Mahasiswa berlatih/ praktek tembang waosan Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa secara mandiri.
      4. Mahasiswa presentasi/ menyajikan tembang waosan Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa secara mandiri.

      BENTUK DAN FORMAT LUARAN: 

      1. Obyek Garapan : penyajian tembang waosan Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa
      2. Bentuk Luaran : Presentasi Langsung Hasil Praktikum Tembang Waosan Sekar Ageng Girisa